Pidato Telepromter, Nobar Debat Capres

Tuesday, May 7th, 2019 - Politik

Selamat datang di website kami yang menjadi tempat berbagi informasi terkait dengan perkembangan teknologi terbaru yang mungkin Anda butuhkan, Pidato Telepromter, Nobar Debat Capres.

Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyelenggarakan acara lihat dengan (nobar) debat capres-cawapres. Sebelum acara debat ditampilkan, TKN menghibur relawan dengan parodi pidato kebangsaan calon presiden Prabowo Subianto.

Parodi diaktori oleh jubir TKN Arya Sinulingga di Rumah Masukan, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019) . Sebelum mengawali parodinya, Arya berlagak mencari telepromter atau alat yg mendukung orator membaca teks disaat tampil di muka publik.

” Tolong, tolong, mana telepromternya? Gak dapat saya bila gak gunakan telepromter, ” kata Arya yg diterima tawa hadirin.

Dalam parodi itu, Arya mengusik perihal yg kerapkali diungkapkan Prabowo atau cawapresnya, Sandiaga Uno, kala berkampanye. Arya memparodikan hoaks Ratna Sarumpaet, gosip import, sampai harga-harga yg naik.

” Negara kita bakal punah, negara kita bakal hancur, siapa menyebutkan Ratna Sarumpaet hoaks. Petani bunuh diri, walaupun sebenarnya miliki 1 hektare pohon jati. Harga-harga pada naik semua. Harga belacan naik. Memang belacan apa itu, Pak? Saya gak sempat makan belacan, ” kata Arya.

Arya lalu menyebutkan harga-harga di pasar yg naik. Akan tetapi, diakhir kalimat, dia yg bertindak jadi Prabowo berbicara kalau dirinya sendiri gak sempat ke pasar.

” Negara kita bakal swasembada air. Memang sempat import air? Saya ini anak orang kaya. (Harga) ikan-ikan pada naik, beras naik, namun saya gak sempat ke pasar, ” ujarnya berapi-api yg diterima riuh tepok tangan hadirin.

Arya lalu menyebutkan ‘si cungkring’, yg menunjuk pada Jokowi jadi figure yg beresiko. Arya lantas dengan bergairah mengemukakan mau menumbangkan Jokowi.

 

Read More : teks pidato

 

” Jadi ini beresiko, si cungkring itu ia tidak sempat korupsi. Sangatlah beresiko orang yg tidak sempat korupsi. Maka dari itu mesti kita tumbangkan orang yg menantang korupsi. Serta ini beresiko, ” ujarnya.

Arya lalu dengan sangat percaya mengemukakan ‘dirinya’ bakal kalah. Ia menjelaskan ide bakal mendelegitimasi KPU.

” Jadi saya mesti mendelegitimasi KPU. Bakal saya jelaskan kalau pemilu nakal. Bakal saya jelaskan kotak kardus itu dapat hancur, pengawas-pengawas kelak dapat dibayar. Lantaran saya kenal bakal kalah, ” pungkasnya.

” Bila berikut panitia pemilunya, saya bakal mundur. Lantaran saya kenal saya pastinya kalah. Ketimbang kalah bikin malu, lebih baik saya jelaskan pemilunya nakal, ” tambah Arya.

Gak berhenti hingga disana, Arya mengemukakan utang-utang negara tambah banyak, namun ‘dirinya’ juga ‘wakilnya’ malahan bertambah kaya.

” Jadi Saudara-saudara sekaligus, Anda mesti tahu, utang kita tambah banyak, namun saya tambah kaya. Wakil saya lantas tambah kaya, ” candanya.

Sekjen PPP Arsul Sani, yang ada diatas panggung, lantas memohon Arya berhenti berpidato. ” Pak, Pak, udah Pak pidatonya, ” kata Arsul.

” Saya pidato senantiasa. Jangan sempat ada yg membatasi saya pidato. Jangan sampai coba-coba, ” Arya berkelit yg diterima tepok tangan hadirin yg bertambah riuh.

” Lantaran saya siapa coba? Ini gak benar, negara kita gak benar. Saya pengin pergi saja, saya pengin pergi ke Yordania, ” katanya.

TKN menyelenggarakan acara nobar di Rumah Masukan. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen PPP Arsul Sani, serta Sekjen PSI Raja Juli Antoni kelihatan datang di area. Relawan partisan paslon 01 sudah memadati Rumah Masukan sejak mulai sore barusan.

Sebagian besar relawan memakai kaus berlogo 01 dengan tulisan #JokowiAmin serta #01IndonesiaMaju. Mereka pun bawa membawa bendera Merah-Putih serta bendera berlogo #01. Tidak cuman menyaksikan debat, relawan di Rumah Masukan pun dihibur tampilan stand up comedian Mongol serta vokalis Tiwi.

Pidato Telepromter, Nobar Debat Capres | hpaja | 4.5