Cara Menghitung Pesangon Apabila Perusahaan Anda Melakukan Efisiensi Karyawan

Tuesday, October 1st, 2019 - Android

Selamat datang di website kami yang menjadi tempat berbagi informasi terkait dengan perkembangan teknologi terbaru yang mungkin Anda butuhkan, Cara Menghitung Pesangon Apabila Perusahaan Anda Melakukan Efisiensi Karyawan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menerangkan, ada sekian banyak argumen suatu perusahaan lakukan pemutusan interaksi kerja atau PHK.
Salah satunya merupakan efesiensi atau pengurangan jumlahnya karyawan biar perusahaan terus berjalan.

Menurutnya, pada UU Nomer 13/2003 udah dirapikan berapakah pesangon serta penghargaan kalau alami PHK.
Hitungan pesangon serta uang perhargaan berdasar pada semenjak kapan karyawan kerja permanen.
Mengenai, jaman kerja permanen karyawan dihitung semenjak melalui jaman eksperimen tiga bulan.
”Kalau statusnya udah permanen, karena itu jaman kerja karyawan dihitung semenjak jaman eksperimen tiga bulan, ” tutur Rudi.

Menurutnya, hitungan pesangon disaksikan dari mulai kapan karyawan itu masuk. Kala di-PHK, karyawan gak cuma terima pesangon tetapi pula uang penghargaan.
Uang substitusi cuti tahunan yang belum terpakai, perubahan perumahan dan penyembuhan serta perawatan diputuskan 15 prosen dari uang pesangon serta atau uang penghargaan jaman kerja untuk yang penuhi ketentuan (uang substitusi hak) .

Read More : cara menghitung gaji karyawan excel

”Jika perusahaan lakukan efesiensi, karena itu uang pesangon yang diterima karyawan dikali dua, ditambah uang penghargaan serta uang substitusi hak sebesar 15 prosen, ” jelas Rudi.
Hitungan uang pesangon yang diputuskan berdasar pada clausal 156 ayat 2 UU Nomer 13 Tahun 2003 merupakan, jaman kerja kurang dari 1 tahun=1 bulan penghasilan, jaman kerja 1 tahun atau lebih tapi kurang dari 2 tahun=2 bulan penghasilan, jaman kerja 2 tahun atau lebih tapi kurang dari 3 tahun=3 bulan penghasilan, jaman kerja 3 tahun atau lebih tapi kurang dari 4 tahun=4 bulan penghasilan.

Setelah itu jaman kerja 4 tahun atau lebih tapi kurang dari 5 tahun=5 bulan penghasilan, jaman kerja 5 tahun atau lebih tapi kurang dari 6 tahun=6 bulan penghasilan, jaman kerja 6 tahun atau lebih tapi kurang dari 7 tahun=7 bulan penghasilan, jaman kerja 7 tahun atau lebih tapi kurang dari 8 tahun=8 bulan penghasilan, jaman kerja 8 tahun atau lebih=9 bulan penghasilan.

Sedang uang penghargaan, ialah jaman kerja 3 tahun atau lebih tapi kurang dari 6 tahun=2 bulan penghasilan, jaman kerja 6 tahun atau lebih tapi kurang dari 9 tahun=3 bulan penghasilan, jaman kerja 9 tahun atau lebih tapi kurang dari 12 tahun=4 bulan penghasilan.

Jaman kerja 12 tahun atau lebih tapi kurang dari 15 tahun=5 bulan penghasilan, jaman kerja 15 tahun atau lebih tapi kurang dari 18 tahun=6 bulan penghasilan, jaman kerja 18 tahun atau lebih tapi kurang dari 21 tahun=7 bulan penghasilan.
Lalu jaman kerja 21 tahun atau lebih tapi kurang dari 24 tahun=8 bulan penghasilan, jaman kerja 24 tahun atau lebih=10 bulan penghasilan.

Cara Menghitung Pesangon Apabila Perusahaan Anda Melakukan Efisiensi Karyawan | hpaja | 4.5